Dalam kitab Durratun Nashihin dijelaskan secara lengkap
mengenai keutamaan shalat tarawih di setiap malam, sepanjang bulan Ramadhan.
Malam Ke-1:
يَخْرُجُ الْمُؤْمِنُ مِنْ ذَنْبِهِ فِى اَوَّلِ لَيْلَةٍ كَيَوْمِ
وَلَدَتْهُ اُمُّهُ
Artinya: Pada malam pertama, dosa orang mukmin (yang
melakukan tarawih) akan keluar seperti ketika ibunya melahirkan ia ke dunia.
Malam Ke-2:
وَفِى اللَّيْلَةِ الثَّانِيَةِ يُغْفَرُ لَهُ وَلِأَبَوَيْهِ
اِنْ كَانَا مُؤْمِنَيْنِ
Artinya: Pada malam kedua, orang yang shalat Tarawih akan
diampuni dosanya serta dosa kedua orang tuanya jika keduanya mukmin.
Malam Ke-3:
وَفِى اللَّيْلَةِ الثَّالِثَةِ يُنَادِيْ مَلَكٌ مِنْ تَحْتِ
الْعَرْشِ اِسْتَأْنِفِ الْعَمَلَ غَفَرَ اللهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِكَ
Artinya: Pada malam ketiga, malaikat di bawah Arasy berseru:
mulailah melakukan amal kebaikan, maka Allah akan mengampuni dosamu yang telah
lalu.
Malam Ke-4:
وَفِى اللَّيْلَةِ الرَّابِعَةِ لَهُ مِنَ الْاَجْرِ
مِثْلُ قِرَاءَةِ التَّوْرَاتِ وَالْاِنْجِيْلِ وَالزَّبُوْرِ وَالْفُرْقَانِ
Artinya: Pada malam kempat, dia mendapatkan pahala
sebagaimana pahala seseorang yang membaca kitab Taurat, Injil, Zabur dan
al-Qur’an.
Malam Ke-5:
وَفِى اللَّيْلَةِ
الْخَامِسَةِ اَعْطَاهُ اللهُ تَعَالَى مِثْلَ مَنْ صَلَّى فِى الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ
وَ الْمَسْجِدِ الْمَدِيْنَةِ وَالْمَسْجِدِ الْاَقْصَى
Artinya: Pada malam kelima, Allah memberikan pahala seperti
pahala seseorang yang shalat di Masjidil Haram, Masjid Madinah dan Masjidil
Aqsha.
Malam Ke-6:
وَفِى اللَّيْلَةِ السَّادِسَةِ اَعْطَاهُ اللهُ تَعَالَى
ثَوَابَ مَنْ طَافَ بِالْبَيْتِ الْمَعْمُوْرِ وَيَسْتَغْفِرُ لَهُ كُلُّ حَجَرٍ وَمَدْرٍ
Artinya: Pada malam keenam, Allah memberikan pahala seperti
pahala malaikat yang tawaf di Baitul Makmur dan setiap batu dan tanahpun
memintakan ampunan untuknya.
Malam Ke-7:
وَفِى اللَّيْلَةِ السَّابِعَةِ فَكَأَنَّمَا اَدْرَكَ
مُوْسَى عَلَيْهِ السَّلَامُ وَنَصَرَهُ عَلَى فِرْعَوْنَ وَهَامَانَ
Artinya: Pada malam ketujuh, seakan-akan menemui zaman Nabi
Musa AS dan menolongnya dari serangan Fir’aun dan Haman.
Malam Ke-8:
وَفِى اللَّيْلَةِ الثَّامِنَةِ اَعْطَاهُ اللهُ تَعَالَى
مَا اَعْطَى اِبْرَاهِيْمَ عَلَيْهِ السَّلَامُ
Artinya: Pada malam kedelapan, Allah memberi anugerah
sebagaimana anugerah yang telah diberikan kepada Nabi Ibrahim.
Malam Ke-9:
وَفِى اللَّيْلَةِ
التَّاسِعَةِ فَكَأَنَّمَا عَبَدَ اللهَ تَعَالَى عِبَادَةَ النَّبِىِّ عَلَيْهِ الصَّلَاةُ
وَالسَّلَامُ
Artinya: Pada malam kesembilan, seakan-akan beribadah kepada
Allah sebagaimana ibadahnya para Nabi.
Malam Ke-10:
وَفِى اللَّيْلَةِ
الْعَاشِرَةِ يَرْزُقُهُ اللهُ تَعَالَى خَيْرَىِ الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ
Artinya: Pada malam yang kesepuluh, Allah akan memberikan
kebaikan yang lebih baik di dunia maupun di akhirat.
Malam Ke-11:
وَفِى اللَّيْلَةِ
الْحَادِيَةَ عَشَرَةَ يَخْرُجُ مِنَ الدُّنْيَا كَيَوْمٍ وُلِدَ مِنْ بَطْنِ اُمِّهِ
Artinya: Pada malam kesebelas, kelak ia akan meninggal dunia
seperti keadaan dimana ia baru dilahirkan dari perut ibunya.
Malam Ke-12:
وَفِى اللَّيْلَةِ
الثَّانِيَةَ عَشَرَةَ جَاءَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَوَجْهُهُ كَالْقَمَرِ لَيْلَةَ
الْبَدْرِ
Artinya: Pada malam kedua belas, pada saat hari kiamat
wajahnya bersinar bagaikan bulan di malam purnama.
Malam Ke-13:
وَفِى اللَّيْلَةِ
الثَّالِثَةَ عَشَرَةَ جَاءَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ آمْنًا مِنْ كُلِّ سُوْءٍ
Artinya: Pada malam
ketiga belas, pada saat hari kiamat ia akan selamat dari segala macam
keburukan.
Malam Ke-14:
وَفِى اللَّيْلَةِ
الرَّابِعَةَ عَشَرَةَ جَاءَتِ الْمَلَائِكَةُ يَشْهَدُوْنَ لَهُ اَنَّهُ قَدْ صَلَّى
التَّرَاوِيْحَ فَلَا يُحَاسِبُهُ اللهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ
Artinya: Pada malam keempat belas, malaikat menjadi saksi
bahwa ia melakukan shalat tarawih. Maka Allah tidak akan menghisabnya kelak di
hari kiamat.
Malam Ke-15:
وَفِى اللَّيْلَةِ
الْخَامِسَةَ عَشَرَةَ تُصَلِّى عَلَيْهِ الْمَلَائِكَةُ وَحَمَلَةُ الْعَرْشِ وَالْكُرْسِىِّ
Artinya: Pada malam kelima belas, para malaikat, malaikat
penyangga Arsy dan para malaikat penjaga kursi kerajaan langit akan memintakan
ampunan untuknya.
Malam Ke-16:
وَفِى اللَّيْلَةِ
السَّادِسَةَ عَشَرَةَ كَتَبَ اللهُ لَهُ بَرَاءَةَ النَّجَاةِ مِنَ النَّارِ وَبَرَاءَةَ
الدُّخُوْلِ مِنَ الْجَنَّةِ
Artinya: Pada malam keenam belas, Allah mencatat kebebasan
selamat dari neraka dan kebebasan masuk surga baginya.
Malam Ke-17:
وَفِى اللَّيْلَةِ
السَّابِعَةَ عَشَرَةَ يُعْطَى مِثْلَ ثَوَابَ الْاَنْبِيَاءِ
Artinya: Pada malam ketujuh belas, akan diberi pahala
sebagaimana pahala para Nabi.
Malam Ke-18:
وَفىِ اللَّيْلَةِ
الثَّامِنَةَ عَشَرَةَ نَادَى مَلَكٌ يَاعَبْدَ اللهِ اَنَّ اللهَ رَضِىَ عَنْكَ وَعَنْ
وَالِدَيْكَ
Artinya: Pada malam kedelapan belas, malaikat berkata: wahai
hamba Allah, sesungguhnya Allah telah meridhaimu dan kedua orang tuamu.
Malam Ke-19:
وَفِى اللَّيْلَةِ
التَّاسِعَةَ عَشَرَةَ يَرْفَعُ اللهُ دَرَجَاتَهُ فِى الْفِرْدَوْسِ
Artinya: Pada malam kesembilan belas, Allah akan mengangkat
derajatnya di surga
Malam Ke-20:
وَفِى اللَّيْلَةِ
الْعِشْرِيْنَ يُعْطَى ثَوَابَ الشُّهَدَاءِ وَالصَّالِحِيْنَ
Artinya: Pada malam kedua puluh, akan diberi pahala seperti
pahala orang yang mati syahid dan orang-orang shalih.
Malam Ke-21:
وَفِى اللَّيْلَةِ
الْحَادِيَةِ وَالْعِشْرِيْنَ بَنَى اللهُ لَهُ بَيْتًا فِى الْجَنَّةِ مِنَ النُّوْرِ
Artinya: Pada malam kedua puluh satu, Allah akan membangun
rumah di surga yang terbuat dari cahaya untuknya.
Malam Ke-22:
وَفِى اللَّيْلَةِ
الثَّانِيَةِ وَالْعِشْرِيْنَ جَاءَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ آمِنًا مِنْ كُلِّ غَمٍّ وَهَمٍّ
Artinya: Pada malam kedua puluh dua, jika hari kiamat tiba
maka ia akan selamat dari segala macam kesusahan dan kebingungan.
Malam Ke-23:
وَفِى اللَّيْلَةِ
الثَّالِثَةِ وَالْعِشْرِيْنَ بَنَى اللهُ لَهُ مَدِيْنَةً فِى الْجَنَّةِ
Artinya: Pada malam kedua puluh tiga, Allah akan membangun
kota di dalam surga untuknya.
Malam Ke-24:
وَفِى اللَّيْلَةِ
الرَّابِعَةِ وَالْعِشْرِيْنَ كَانَ لَهُ اَرْبَعٌ وَعِشْرُوْنَ دَعْوَةً مُسْتَجَابَةً
Artinya: Pada malam kedua puluh empat, akan memperoleh dua
puluh empat doa yang mustajab.
Malam Ke-25:
وَفِى اللَّيْلَةِ
الْخَامِسَةِ وَالْعِشْرِيْنَ يَرْفَعُ اللهُ تَعَالَى عَنْهُ عَذَابَ الْقَبْرِ
Artinya: Pada malam kedua puluh lima, Allah akan
menghilangkan siksa kubur darinya.
Malam Ke-26:
وَفِى اللَّيْلَةِ
السَّادِسَةِ وَاْلعِشْرِيْنَ يَرْفَعُ اللهُ لَهُ ثَوَابَهُ اَرْبَعِيْنَ عَامًا
Artinya: Pada malam kedua puluh enam, Allah akan
meningkatkan pahalanya selama empat puluh tahun.
Malam Ke-27:
وَفِى اللَّيْلَةِ
السَّابِعَةِ وَاْلعِشْرِيْنَ جَازَ يَوْمَ اْلقِيَامَةِ عَلَى الصِّرَاطِ كَاْلبَرْقِ
اْلخَاظِفِ
Artinya: Pada malam kedua puluh tujuh, di hari kiamat ia
melewati jembatan Shirathal Mustaqim secepat sambaran kilat.
Malam Ke-28:
وَفِى اللَّيْلَةِ
الثَّامِنَةِ وَاْلعِشْرِيْنَ يَرْفَعُ اللهُ لَهُ اَلْفَ دَرَجَةٍ فِى اْلجَنَّةِ
Artinya: Pada malam kedua puluh delapan, Allah akan
mengangkat seribu derajat baginya di surga.
Malam Ke-29:
وَفِى اللَّيْلَةِ
التَّاسِعَةِ وَاْلعِشْرِيْنَ أَعْطَاهُ اللهُ ثَوَابَ اَلْفِ حَجَّةٍ مَقْبُوْلَةٍ
Artinya: Pada malam kedua puluh sembilan, Allah akan
memberikan pahala seribu ibadah haji yang diterima.
Malam Ke-30:
وَفِى اللَّيْلَةِ
الثَّلاَثِيْنَ يَقُوْلُ اللهُ يَاعَبْدِى كُلْ مِنْ ثِمَارِ اْلجَنَّةِ وَاغْتَسِلْ
مِنْ مَاءِ السَّلْسَبِيْلِ وَاشْرَبْ مِنَ اْلكَوْثَرِ اَنَارَبُّكَ وَاَنْتَ عَبْدِى
Artinya: Pada malam ketiga puluh, Allah berkata: Makanlah
buah-buahan surga, mandilah dengan air salsabil, dan minumlah di telaga
kautsar. Sesungguhnya aku adalah Tuhanmu dan engkau adalah hambaku.
Keterangan dari kitab Durratun Nasihin ini
meskipun tidak berasal dari hadits namun bisa dijadikan sebagai motivasi untuk
meningkatkan ibadah puasa selama satu bulan penuh.


0 Komentar